Text
DETEKSI SENYAWA VOLATIL PADA PENYAKIT ANTRAKNOSA PISANG YANG DISEBABKAN OLEH Colletotrichum musae MENGGUNAKAN ELECTRONIC NOSE
ABSTRAK
Busuk buah merupakan salah satu dari sekian banyak topik penelitian yang dapat dibidik dengan teknologi hidung elektronik. Penelitian ini menguji kemampuan hidung elektronik untuk mendeteksi keberadaan Colletotrichum
musae, jamur penyebab busuk buah antraknosa pada pisang menggunakan sensor gas dengan mendeteksi konsentrasi senyawa volatil. C. musae diidentifikasi secara visual dan mikroskopis. Metode detached-fruit assay digunakan dalam percobaan ini. Suspensi jamur konidia pada konsentrasi 2,5 × 106 konidia/ml disuntikkan ke dalam sembilan replikasi sampel pisang homogen, sementara sembilan sampel lainnya disuntik dengan akuades steril yang berfungsi sebagai kontrol negatif. Informasi yang diperoleh dari hidung elektronik dianalisis menggunakan analisis komponen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam sensor gas yang digunakan pada electronic nose, sensor gas MQ-4, MQ-5, dan MQ-8 mampu mendeteksi perbedaan yang signifikan antara pisang terinfeksi bila dibandingkan dengan kontrol dengan nilai konsentrasi sebesar 166,83, 173,02, dan 87,40 ppm pada pisang yang terinfeksi C. musae dan 20,90, 0,01, dan 44,97 ppm pada kontrol. Dengan demikian, ketiga sensor ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mendeteksi penyakit antraknosa pada pisang. Kata kunci: Colletotrichum musae, Busuk Buah, Sensor Gas, Internet of Things, Oksida Logam
Tidak tersedia versi lain