Text
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh financial distress dan capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer noncyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2023. Tax avoidance menjadi perhatian penting karena meskipun legal, praktik ini dapat
mengurangi potensi penerimaan negara, terutama dalam situasi pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya mengenai hub ungan antara variabel financial distress dan capital intensity dengan tax avoidance. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui teknik purposive sampling dari 32 perusahaan, dan
dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Finansial Distress dan Capital Intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dalam kondisi keuangan tertekan cenderung menghindari risiko tambahan melalui penghindaran pajak.
Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman perilaku perusahaan dalam manajemen pajak dan pentingnya stabilitas keuangan dalam kepatu
Tidak tersedia versi lain