Text
Identifikasi Karakteristik Sumber-Sumber Air di Cekungan Bandung Menggunakan GIS dan Remote Sensing
Kawasan Bandung Raya yang terletak di Cekungan Bandung (Bandung basin) terancam krisis air akibat pesatnya perubahan fungsi lahan konservasi menjadi kawasan permukiman maupun industri. Pada saat bersamaan, eksploitasi air tanah jauh lebih besar dibanding produksi air dari sejumlah daerah konservasi.
Aspek yang ditinjau dalam penelitian ini berupa kondisi klimatologi, pertumbuhan penduduk dan tata guna lahan untuk mengetahui apakah telah terjadi perubahan terhadap sistem aliran air yang ada sebagai akibat dari penggunaan lahan. Teknologi yang digunakan adalah Teknologi Penginderaan Jauh yaitu data citra LANDSAT dengan data time series dari tahun 1983 sampai tahun 2001. Metode yang dipakai dalam melakukan analisis citra yaitu dengan Normalized difference vegetation index(NDVI). Metode analisis Regresi digunakan untuk menganalisis tingkat keterhubungan atau keterkaitan antara perubahan area atau perubahan aliran yang diakibatkan oleh factor-faktor pendorong seperti, populasi penduduk dan perubahan iklim.
Hasil analisis citra Landsat time series tahun 1983, 1994 dan tahun 2001 dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa perbedaan dari karakteristik sumber- sumber air yang mempunyai kecenderungan meningkat. Factor bertambahnya Penduduk menunjukkan bahwa kenaikan jumlah penduduk akan menyebabkan kenaikan area air yang ada. Faktor lainnya yaitu : Iklim(curah hujan), hasil analisis menunjukkan bahwa jika terjadinya penurunan rata curah hujan tiap tahunnya maka area air (badan air) akan mengalami penurunan dan apabila terjadi kenaikan curah hujan makan badan air juga akan mengalami kenaikan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain